Monitoring Jembatan Armco Tanggap Darurat
Bencana Sumatra Oleh Bpk. Muhamad
Mardiono Utusan Khusus Presiden Bidang
Ketahanan Pangan
Bekasi, Senin 19 Januari 2026 – Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan
Pangan, Bapak Muhamad Mardiono, melaksanakan kegiatan monitoring Jembatan
Armco Tanggap Darurat di wilayah terdampak bencana di Sumatra. Kegiatan ini
dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan percepatan
pemulihan infrastruktur vital pascabencana.
Monitoring tersebut bertujuan untuk meninjau secara langsung kondisi teknis
jembatan Armco yang diproduksi oleh PT. Cahaya Metal Perkasa dipasang sebagai
solusi darurat guna memulihkan akses transportasi masyarakat. Keberadaan
jembatan ini sangat penting untuk menghubungkan kembali wilayah yang sempat
terisolasi akibat bencana.
Dalam keterangannya, Bapak Muhamad Mardiono menegaskan bahwa pemulihan
infrastruktur memiliki keterkaitan erat dengan upaya menjaga ketahanan pangan.
Akses jalan dan jembatan yang berfungsi dengan baik akan memperlancar distribusi
logistik serta kebutuhan pokok bagi masyarakat di daerah terdampak.


Akses jalan dan jembatan yang berfungsi dengan baik akan memperlancar distribusi
logistik serta kebutuhan pokok bagi masyarakat di daerah terdampak.
“Jembatan Armco tanggap darurat menjadi solusi cepat agar mobilitas masyarakat
dan distribusi logistik tetap berjalan, khususnya di wilayah yang terdampak
bencana,” ujar Muhamad Mardiono.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah
daerah, serta seluruh pemangku kepentingan terkait dalam penanganan
pascabencana. Kolaborasi yang kuat dinilai menjadi kunci agar proses pemulihan
dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan seluruh jembatan Armco yang terpasang
dapat dipastikan kelayakan dan keamanannya hingga pembangunan infrastruktur
permanen selesai dilaksanakan. Pemerintah berkomitmen untuk terus hadir dalam
memastikan keselamatan, kesejahteraan, dan keberlangsungan aktivitas
masyarakat pascabencana.
Penulis Fally Agung 2026